Kopasgat Pastikan Keselamatan Penerbangan Tetap Terjaga Meski Asap Kebakaran Hutan Kurangi Frekuensi Pesawat di Puncak Jaya

- Penulis

Senin, 12 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA, 12 Oktober 2026 – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Papua Tengah berdampak pada aktivitas penerbangan di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Jumlah pesawat yang biasanya mencapai 20 hingga 25 pesawat per hari, kini menurun menjadi sekitar 13 hingga 14 pesawat per hari.

Hal tersebut disampaikan oleh personel Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) saat ditemui awak media di Bandara Mulia, Senin (12/10/2026). Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama, terutama dalam menjaga keselamatan dan kelancaran penerbangan yang menjadi salah satu akses transportasi penting bagi masyarakat Kabupaten Puncak Jaya.

Praka Fikri Aprilian S., selaku Pengatur Lalu Lintas Udara Kopasgat, menjelaskan bahwa kondisi penerbangan di Bandara Mulia hingga saat ini masih terpantau aman. Meski demikian, asap akibat kebakaran hutan dan lahan perlu terus diwaspadai karena dapat memengaruhi jarak pandang (visibility), khususnya bagi pesawat yang akan melakukan pendaratan.

Ia menyampaikan bahwa pemantauan kondisi jarak pandang terus menjadi perhatian petugas, termasuk melalui komunikasi dengan para pilot untuk mengetahui situasi aktual di sekitar bandara. Informasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan keputusan operasional penerbangan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

“Untuk saat ini, kondisi masih aman. Namun, kondisi asap akibat kebakaran perlu terus dipantau. Kami juga berkomunikasi dengan para pilot untuk mengetahui kondisi jarak pandang, sehingga keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas,” jelas Praka Fikri Aprilian S.

Sementara itu, Lettu Pas Yohannes Hutagalung selaku Danpos Kopasgat Mulia menjelaskan bahwa dampak asap kebakaran turut memengaruhi jumlah pesawat yang dapat mendarat di Bandara Mulia. Jika dalam kondisi normal jumlah pesawat yang masuk berkisar antara 20 hingga 25 pesawat per hari, saat ini jumlahnya menurun menjadi sekitar 13 hingga 14 pesawat per hari.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama mengingat transportasi udara memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, serta pelayanan pemerintahan di Kabupaten Puncak Jaya.

Oleh karena itu, Lettu Pas Yohannes Hutagalung mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Selain berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, asap yang dihasilkan dapat mengganggu jarak pandang dan berdampak terhadap kelancaran aktivitas penerbangan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar penerbangan di Bandara Mulia tetap aman dan lancar,” imbaunya.

Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menghindari aktivitas pembakaran yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan. Partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan untuk mengurangi dampak asap, menjaga keselamatan penerbangan, serta mempertahankan kelancaran akses transportasi udara bagi masyarakat.

Melalui kesadaran dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan kondisi lingkungan tetap terjaga dan aktivitas penerbangan di Bandara Mulia dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Jayapura Serahkan SK Pensiun, Seratusan ASN Termasuk Guru Memasuki Masa Purna Tugas Tahun 2026
Rustan Saru Tegaskan Dinas PUPR-PKP Turun Lapangan, Cek Perizinan dan Tata Ruang Perumahan di Kawasan Timur Kota
Wabup Mus Kogoya Beri Motivasi CPNS: Bangun Disiplin, Tanggung Jawab, dan Komitmen Sejak Awal Pengabdian
Wabup Mus Kogoya Imbau Masyarakat dan ASN Puncak Jaya Gunakan Masker, Jaga Kesehatan, dan Tingkatkan Disiplin Kerja
Kunjungan Wakil Gubernur Papua Tengah di Puncak Jaya Berjalan Lancar Berkat Kesiapsiagaan Aparat Gabungan
Gubernur John Tabo Salurkan Rp1,25 Miliar Dana Otsus untuk 50 Kelompok Ekonomi Kreatif di Papua Pegunungan
Relawan TIK Papua Apresiasi Inovasi Digital Tiga Instansi di Kepulauan Yapen, Pelayanan Publik Kian Terbuka
Direktur RSUD Elvrida Sara Klarifikasi Kronologi Perawatan Simianus Karunggu, Tegaskan Pasien Sudah Mendapat Layanan Sebelum Dirujuk ke Wamena

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:35 WIT

Wakil Wali Kota Jayapura Serahkan SK Pensiun, Seratusan ASN Termasuk Guru Memasuki Masa Purna Tugas Tahun 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:37 WIT

Rustan Saru Tegaskan Dinas PUPR-PKP Turun Lapangan, Cek Perizinan dan Tata Ruang Perumahan di Kawasan Timur Kota

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:05 WIT

Kopasgat Pastikan Keselamatan Penerbangan Tetap Terjaga Meski Asap Kebakaran Hutan Kurangi Frekuensi Pesawat di Puncak Jaya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:57 WIT

Wabup Mus Kogoya Beri Motivasi CPNS: Bangun Disiplin, Tanggung Jawab, dan Komitmen Sejak Awal Pengabdian

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:44 WIT

Wabup Mus Kogoya Imbau Masyarakat dan ASN Puncak Jaya Gunakan Masker, Jaga Kesehatan, dan Tingkatkan Disiplin Kerja

Berita Terbaru