Direktur RSUD Elvrida Sara Klarifikasi Kronologi Perawatan Simianus Karunggu, Tegaskan Pasien Sudah Mendapat Layanan Sebelum Dirujuk ke Wamena

- Penulis

Senin, 12 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NDUGA — Direktur RSUD Elvrida Sara Kabupaten Nduga, Dr. dr. Nataniel Imanuel Hadi, M.Kes., MARS., FISQua, menyampaikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai meninggalnya seorang anak bernama Simianus Karunggu dan penghentian sementara pelayanan rumah sakit. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan kronologi pelayanan medis yang diterima pasien sebelum dirujuk ke RSUD Wamena.

Dalam keterangannya, Direktur RSUD Elvrida Sara menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum. Ia menegaskan bahwa klarifikasi tersebut tidak dimaksudkan untuk mengurangi rasa kehilangan keluarga maupun mendahului kesimpulan mengenai penyebab meninggalnya pasien.

Berkaitan dengan pemberitaan salah satu media online berjudul “Fakta Baru Terkuak RSD Kenyam Tutup Karena Tenaga Kerja Belum Dibayar, Seorang Anak Nduga Meninggal Dunia”, pihak rumah sakit memaparkan kronologi pelayanan berdasarkan keterangan dokter yang menangani pasien.

Menurut keterangan dr. Taufik, dokter umum yang merawat Simianus Karunggu, pasien dibawa orang tuanya ke Instalasi Gawat Darurat (UGD) RSUD Elvrida Sara pada 28 September 2026. Setelah menjalani pemeriksaan, pasien mendapatkan perawatan medis selama satu hari.

Selanjutnya, pada 29 September 2026, pasien dirujuk ke RSUD Wamena untuk memperoleh penanganan medis lebih lanjut. Proses rujukan tersebut didampingi oleh perawat Ns. Alfonsina Gwijangge. Setibanya di RSUD Wamena, pasien diterima oleh dr. Yakin untuk menjalani perawatan lanjutan.

Berdasarkan kronologi tersebut, manajemen RSUD Elvrida Sara menegaskan bahwa pasien telah mendapatkan pelayanan medis sebelum dirujuk ke RSUD Wamena.

Pihak rumah sakit juga menjelaskan bahwa penghentian pelayanan baru terjadi pada 3 Oktober 2026, sehingga kedatangan dan perawatan awal Simianus Karunggu berlangsung sebelum penghentian pelayanan tersebut.

Bupati Nduga Fasilitasi Penyelesaian Persoalan Honor Tenaga Kesehatan

Di tengah perhatian masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Nduga, persoalan keterlambatan pembayaran honor tenaga kesehatan turut menjadi salah satu hal yang perlu diselesaikan.

Direktur RSUD Elvrida Sara menjelaskan bahwa pada Kamis, 8 Oktober 2026, Bupati Nduga, Yoas Beon, S.IP., bertemu langsung dengan seluruh tenaga kesehatan dan staf rumah sakit. Pertemuan tersebut dilakukan untuk mendengarkan aspirasi pegawai sekaligus membahas penyelesaian persoalan pembayaran honor.

Dalam pertemuan itu, Bupati memberikan jaminan bahwa Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nduga akan segera memproses pembayaran honor tenaga kesehatan RSUD Elvrida Sara.

Sebagai tindak lanjut, pada hari yang sama seluruh staf rumah sakit mulai membersihkan area dan ruangan pelayanan guna mempersiapkan pembukaan kembali layanan kesehatan.

Manajemen rumah sakit menyebutkan bahwa pelayanan direncanakan kembali berjalan pada 9 Oktober 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memulihkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Nduga.

Komitmen Memulihkan Pelayanan Kesehatan

Manajemen RSUD Elvrida Sara mengapresiasi perhatian Bupati Nduga dalam menindaklanjuti aspirasi tenaga kesehatan. Pihak rumah sakit juga menegaskan keterbukaannya terhadap kritik dan masukan konstruktif sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan.

Selain itu, manajemen berharap pemberitaan mengenai persoalan tersebut tetap mengedepankan verifikasi, konfirmasi, dan keberimbangan informasi agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh berdasarkan fakta yang tersedia.

Menutup keterangannya, Direktur RSUD Elvrida Sara kembali menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Simianus Karunggu dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta penghiburan.

Persoalan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya keberlangsungan pelayanan kesehatan, kepastian pembayaran hak tenaga kesehatan, dan komunikasi yang terbuka antara pemerintah daerah, manajemen rumah sakit, media, serta masyarakat.

Dengan semangat “Nindi Misiget Pem Yabu Wanuok-O — Satu Hati, Satu Tujuan, Melayani dengan Kasih”, RSUD Elvrida Sara menegaskan komitmennya untuk terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Nduga.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Pemkab Nduga

Berita Terkait

Gubernur John Tabo Resmi Buka Seleksi Terbuka dan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Papua Pegunungan di Wamena
Perwira Tinggi Polri Asal Serui, Semmy Ronny Thabaa, Lanjutkan Pengabdian dengan Penugasan Baru sebagai Wakapolda Sulawesi Tengah
Pemkot Jayapura Salurkan Rp22 Miliar Dana Bosda Otsus untuk Dukung Pendidikan OAP dari PAUD hingga SMA/SMK
Sensus Ekonomi Jayapura Diperpanjang, ASN Jadi Fokus Pendataan
Wakil Wali Kota Jayapura Serahkan SK Pensiun, Seratusan ASN Termasuk Guru Memasuki Masa Purna Tugas Tahun 2026
Rustan Saru Tegaskan Dinas PUPR-PKP Turun Lapangan, Cek Perizinan dan Tata Ruang Perumahan di Kawasan Timur Kota
Kopasgat Pastikan Keselamatan Penerbangan Tetap Terjaga Meski Asap Kebakaran Hutan Kurangi Frekuensi Pesawat di Puncak Jaya
Wabup Mus Kogoya Beri Motivasi CPNS: Bangun Disiplin, Tanggung Jawab, dan Komitmen Sejak Awal Pengabdian

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:28 WIT

Gubernur John Tabo Resmi Buka Seleksi Terbuka dan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Papua Pegunungan di Wamena

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:44 WIT

Perwira Tinggi Polri Asal Serui, Semmy Ronny Thabaa, Lanjutkan Pengabdian dengan Penugasan Baru sebagai Wakapolda Sulawesi Tengah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:01 WIT

Pemkot Jayapura Salurkan Rp22 Miliar Dana Bosda Otsus untuk Dukung Pendidikan OAP dari PAUD hingga SMA/SMK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:21 WIT

Sensus Ekonomi Jayapura Diperpanjang, ASN Jadi Fokus Pendataan

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:35 WIT

Wakil Wali Kota Jayapura Serahkan SK Pensiun, Seratusan ASN Termasuk Guru Memasuki Masa Purna Tugas Tahun 2026

Berita Terbaru