Kapolres Puncak Pilih Jalan Kaki di Ilaga, Bangun Kedekatan dengan Warga dan Dengarkan Keluhan Masyarakat Secara Langsung

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUNCAK – Ada yang berbeda dari patroli jajaran Polres Puncak di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (7/10/2026). Bukan dengan kendaraan, Kapolres Puncak AKBP Domingos DE. F. Ximenes bersama para pejabat utama dan personelnya memilih berjalan kaki menyusuri aktivitas warga.

Langkah kaki itu membawa Kapolres lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Di sepanjang perjalanan, ia menyapa warga yang ditemui, berbincang dengan masyarakat yang sedang beraktivitas, hingga menyempatkan diri bertemu para pelajar yang hendak bersekolah.

Patroli tersebut tidak sekadar untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi polisi untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus mendengar berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Salah satu yang menjadi perhatian Kapolres adalah aktivitas masyarakat yang tengah membuat saluran air bersih. Ia melihat langsung pekerjaan tersebut dan berinteraksi dengan warga yang sedang mengerjakannya.

Dari aktivitas sederhana itu, Kapolres ingin memastikan bahwa kehadiran polisi benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat. Sebab, menurutnya, kondisi masyarakat tidak cukup hanya diketahui melalui laporan, tetapi perlu dilihat dan dirasakan secara langsung di lapangan.

“Kami ingin polisi di Puncak lebih dekat dengan masyarakat. Dengan turun langsung dan berjalan bersama warga, kami bisa melihat kondisi mereka secara nyata dan mendengar apa yang mereka alami,” kata AKBP Domingos.

Ia mengatakan, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan. Polisi harus membuka ruang agar warga merasa nyaman menyampaikan keluhan, kebutuhan maupun persoalan yang mereka hadapi.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat polisi ketika ada masalah atau ketika sedang melakukan penindakan. Polisi juga harus hadir ketika masyarakat menjalani aktivitas sehari-hari, menyapa mereka dan mendengarkan apa yang menjadi keluhan mereka,” ujarnya.

Menurutnya, semangat “Polri Bersama Masyarakat” tidak boleh berhenti sebagai slogan. Semangat tersebut harus diwujudkan melalui kehadiran nyata personel di tengah masyarakat.

“Kalau kami dekat dengan masyarakat, kami akan lebih cepat mengetahui persoalan yang terjadi. Dari situ kami bisa bersama-sama mencari solusi. Karena keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi membutuhkan peran masyarakat,” tegasnya.

Kapolres juga mengajak seluruh personelnya untuk membangun pola pendekatan yang lebih humanis. Personel diminta tidak hanya berorientasi pada tugas pengamanan, tetapi juga menjadi pendengar bagi masyarakat.

“Polisi harus hadir, menyapa dan mendengar. Kami ingin masyarakat merasa bahwa polisi adalah bagian dari mereka, bukan sesuatu yang jauh dari kehidupan mereka,” katanya.

Kapolres Puncak menegaskan bahwa setiap curhatan dan masukan masyarakat tidak boleh berhenti sebatas didengar, tetapi harus menjadi bahan evaluasi dan dasar bagi kepolisian dalam menentukan langkah serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di lapangan.

“Kami tidak ingin masyarakat hanya didengar, tetapi kemudian dilupakan. Apa yang mereka sampaikan harus menjadi bahan bagi kami untuk menentukan langkah dan pelayanan kepolisian di lapangan.”

Penulis : Roy Purba

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Semangat Hidup Sehat dan Kebersamaan Warnai Senam Pagi Pegawai Kantor Pertanahan Jayawijaya di Halaman Kantor
Papua Pegunungan Berhasil Selesaikan Tahapan Administrasi Tepat Waktu, John Tabo Ingatkan Jangan Berpuas Diri
Pelantikan Hamka Yelipele sebagai Anggota MRP Papua Pegunungan Jadi Momentum Penting Menegakkan Hukum dan Menjaga Kerukunan Umat Beragama
Membangun Masa Depan Papua Tengah: Polres Intan Jaya Sosialisasikan Sekolah Unggulan dan Beasiswa untuk Pelajar Sugapa
Festival Literasi Papua 2026: BI Papua Dorong Generasi Muda Melek Ekonomi dan Keuangan Digital
Bupati Aletinus Yigibalom Turun Langsung ke Kampung, Salurkan Bantuan Keagamaan untuk Gereja Baptis Bahtra Dugume dan Gumbanalo II di Tengah Efisiensi Anggaran
Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Pemprov dan DPR Papua Pegunungan Harus Segera Lantik 11 Anggota DPRP Jalur Otsus yang Sudah Ditetapkan SK Mendagri
Terius Wakur Soroti Kehadiran Pasukan Non-Organik di Kawasan Kebun Warga Tolikara, DPR Minta Penjelasan Mandat dan Dasar Hukumnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Semangat Hidup Sehat dan Kebersamaan Warnai Senam Pagi Pegawai Kantor Pertanahan Jayawijaya di Halaman Kantor

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:06 WIT

Papua Pegunungan Berhasil Selesaikan Tahapan Administrasi Tepat Waktu, John Tabo Ingatkan Jangan Berpuas Diri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:55 WIT

Pelantikan Hamka Yelipele sebagai Anggota MRP Papua Pegunungan Jadi Momentum Penting Menegakkan Hukum dan Menjaga Kerukunan Umat Beragama

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:44 WIT

Membangun Masa Depan Papua Tengah: Polres Intan Jaya Sosialisasikan Sekolah Unggulan dan Beasiswa untuk Pelajar Sugapa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:48 WIT

Festival Literasi Papua 2026: BI Papua Dorong Generasi Muda Melek Ekonomi dan Keuangan Digital

Berita Terbaru