Dua Pelaku Bersenjata Tajam Serang Pasangan Suami Istri di Paniai, Kapolres Pastikan Kasus Diproses Sesuai Hukum

- Penulis

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANIAI – Aksi penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) bersenjatakan parang dan pisau menyasar pasangan suami istri di Kampung Aikai, Distrik Paniai Timur (Pantim), Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (5/10/2026).

Pasangan tersebut yakni Abdul Hamirulah (41) dan istrinya, Firdausya (36). Keduanya mengalami luka setelah diserang menggunakan senjata tajam di sekitar kios milik mereka.

Kapolres Paniai AKBP Roycke H. F. Betaubun mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika anak pasangan suami istri itu sedang melayani pembeli di kios.

“Tiba-tiba dua orang pelaku mendatangi saksi dan melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam,” kata AKBP Roycke kepada wartawan.

Mengetahui adanya ancaman tersebut, Abdul dan Firdausya kemudian keluar dari kios untuk memastikan kondisi anak mereka. Namun, keduanya justru diserang oleh para pelaku.

“Pelaku langsung menyerang kedua korban. Abdul Hamirulah diserang menggunakan parang hingga mengalami luka bacok di bagian punggung belakang sebelah kiri atas. Sementara Firdausya diserang menggunakan pisau,” jelasnya.

Melihat aksi tersebut, saksi dan kedua korban berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Saat warga mulai ramai, kedua pelaku langsung melarikan diri.

Akibat serangan tersebut, Abdul mengalami luka bacok pada punggung belakang sebelah kiri atas sepanjang sekitar 10 sentimeter serta luka sayatan di pergelangan tangan kiri. Sementara Firdausya mengalami luka bacok pada lengan kanan bagian atas sepanjang sekitar 7 sentimeter.

“Kedua korban sudah mendapatkan pertolongan medis, yang dibantu dari rekan-rekan TNI Pos Satgas Pamtas Kewilayahan 405/RK, yang dekat dari lokasi kejadian,” ujarnya.

Usai menerima laporan, personel Polres Paniai langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan rekaman CCTV serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Tim Reskrim masih mendalami identitas dan motif para pelaku. Kami juga terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan mereka,” jelas Roycke.

Roycke menegaskan, kepolisian akan terus memburu para pelaku dan memastikan kasus tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami tidak akan tinggal diam. Setiap tindakan kekerasan yang meresahkan dan membahayakan masyarakat akan kami tindak sesuai hukum,” tegasnya.

Kapolres mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Warga juga diminta segera memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui identitas maupun keberadaan para pelaku.

Penulis : Roy Purba

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Sosialisasi Permen ATR/BPN No.14/2024 di Wamena, BPN Papua Tegaskan Perlindungan Hukum Tanah Ulayat Masyarakat Adat
Kapolda Papua Tengah Cup I Hadirkan 36 Tim SMP Nabire, Ajang Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Menuju Profesional
Situasi Kamtibmas Belum Kondusif, 330 Tenaga Pengajar di Jayawijaya Ditarik ke Kota Wamena untuk Menjamin Keselamatan dan Keberlangsungan Pendidikan
HUT ke-81 TNI di Puncak Jaya, Kapolres Yudha Wicaksono Bawa Kue dan Tumpeng sebagai Simbol Soliditas TNI-Polriz
HUT ke-81 TNI di Paniai, Polres Berikan Kejutan Kue Ulang Tahun sebagai Simbol Soliditas TNI-Polri
Sepuluh Hari Patroli Intensif, Polres Jayawijaya Ungkap Enam Motor Curian dan Gagalkan Aksi Pencurian di Wamena
Kapolda Papua Tengah Tegaskan Soliditas TNI-Polri Sebagai Fondasi Keamanan dan Pembangunan Papua Tengah
Bupati Lanny Jaya Tinjau Lahan Gudang Bahan Pokok, MCK dan Tempat Mandi di Pasar Tiom, Bantu Mama-Mama Pedagang Simpan Dagangan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:39 WIT

Sosialisasi Permen ATR/BPN No.14/2024 di Wamena, BPN Papua Tegaskan Perlindungan Hukum Tanah Ulayat Masyarakat Adat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:03 WIT

Kapolda Papua Tengah Cup I Hadirkan 36 Tim SMP Nabire, Ajang Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Menuju Profesional

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:52 WIT

Situasi Kamtibmas Belum Kondusif, 330 Tenaga Pengajar di Jayawijaya Ditarik ke Kota Wamena untuk Menjamin Keselamatan dan Keberlangsungan Pendidikan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:28 WIT

Dua Pelaku Bersenjata Tajam Serang Pasangan Suami Istri di Paniai, Kapolres Pastikan Kasus Diproses Sesuai Hukum

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:09 WIT

HUT ke-81 TNI di Puncak Jaya, Kapolres Yudha Wicaksono Bawa Kue dan Tumpeng sebagai Simbol Soliditas TNI-Polriz

Berita Terbaru