Polda Papua Tengah Kirim Tim Ditreskrimum Perkuat Penyelidikan Kasus Pengeroyokan Anggota Polsek Kamuu di Dogiyai

- Penulis

Rabu, 30 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DOGIYAI – Polda Papua Tengah turun tangan menyelidiki kasus pengeroyokan terhadap anggota Polsek Kamuu, Polres Dogiyai, Aipda Agus Sugianto, yang diserang sekelompok orang tak dikenal (OTK) menggunakan senjata tajam jenis samurai di wilayah Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Rabu (30/9/206) sekitar pukul 06.45 WIT.

Sebagai langkah cepat mengungkap kasus tersebut, Polda Papua Tengah telah mengirimkan tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk membantu Polres Dogiyai melakukan penyelidikan, mengidentifikasi para pelaku serta mengungkap motif di balik penyerangan.

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, tim Ditreskrimum Polda Papua Tengah telah diberangkatkan ke Dogiyai untuk memperkuat proses penyelidikan yang dilakukan jajaran Polres Dogiyai.

“Kami sudah mengirimkan tim dari Ditreskrimum Polda Papua Tengah untuk membantu Polres Dogiyai melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Saat ini, upaya untuk mengungkap identitas para pelaku dan mengumpulkan keterangan maupun barang bukti terus dilakukan,” kata Henry.

Henry menjelaskan, kejadian bermula ketika korban hendak menuju Mapolsek Kamuu dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor. Saat melintas di depan gapura dekat SMA Negeri 2 Moanemani, Kampung Mauwa, Distrik Kamuu, korban tiba-tiba dihadang oleh empat orang yang tidak dikenal.

Keempat pelaku diduga membawa senjata tajam jenis samurai. Melihat adanya ancaman, korban sempat berupaya melarikan diri. Namun, dua orang pelaku langsung mengayunkan samurai ke arah korban.

“Saat korban melihat adanya ancaman, korban berusaha menyelamatkan diri. Namun, dua orang pelaku langsung mengayunkan senjata tajam jenis samurai ke arah korban. Korban kemudian berusaha menahan sabetan tersebut dengan tangan kirinya,” jelas Henry.

Akibat serangan tersebut, lanjut Henry, korban mengalami luka pada bagian tangan. Korban kemudian terjatuh di badan jalan. Dalam kondisi tersebut, para pelaku kembali melakukan penganiayaan dengan menyerang sejumlah bagian tubuh korban, termasuk pada bagian tangan dan kaki.

“Setelah melakukan aksinya, keempat pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban di lokasi kejadian,” jelasnya.

Saksi yang melihat korban dalam kondisi terluka, ungkap Henry, kemudian memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Personel piket Polres Dogiyai yang menerima laporan langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal.

“Kini korban telah dievakuasi ke RSUD Paniai di Madi Kabupaten Paniai untuk mendapatkan perawatan medis atas luka yang dialaminya,” lugasnya.

Henry menegaskan, Polda Papua Tengah bersama Polres Dogiyai tidak akan tinggal diam dan akan terus melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap para pelaku.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku. Kami berharap masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait kejadian ini dapat menyampaikannya kepada pihak kepolisian agar kasus ini dapat segera terungkap dan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Henry.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Pengembangan Jaringan Senjata Ilegal Berlanjut, Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YYS dengan Ancaman Hukuman 15 Tahun
Bincang Bareng Media di Jayapura, OJK Papua Tegaskan Komitmen Perkuat Literasi Keuangan dan Stabilitas Industri Jasa Keuangan
KemenPANRB Gelar Evaluasi Pemerintah Digital di Jayapura, Dorong Papua Pegunungan dan Papua Tengah Perkuat Transformasi Layanan Publik
Rakor Bersama Mendagri dan Menteri PKP, Papua Pegunungan Siapkan Program Pembangunan 2.200 Rumah untuk Masyarakat
Pemprov Papua Pegunungan Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp489,8 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun
Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi
TPK Jayapura Lakukan Pengecatan Marka Pelabuhan, Wujudkan Komitmen K3 dan Lingkungan Kerja Aman, Tertib, Nyaman
Lomba Bertutur Puncak Jaya 2026 Resmi Ditutup, 25 Peserta Tingkat SD dan SMP Tunjukkan Keberanian dan Kreativitas di Depan Publik

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:50 WIT

Pengembangan Jaringan Senjata Ilegal Berlanjut, Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YYS dengan Ancaman Hukuman 15 Tahun

Rabu, 30 September 2026 - 13:53 WIT

Bincang Bareng Media di Jayapura, OJK Papua Tegaskan Komitmen Perkuat Literasi Keuangan dan Stabilitas Industri Jasa Keuangan

Rabu, 30 September 2026 - 13:28 WIT

Polda Papua Tengah Kirim Tim Ditreskrimum Perkuat Penyelidikan Kasus Pengeroyokan Anggota Polsek Kamuu di Dogiyai

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIT

KemenPANRB Gelar Evaluasi Pemerintah Digital di Jayapura, Dorong Papua Pegunungan dan Papua Tengah Perkuat Transformasi Layanan Publik

Rabu, 30 September 2026 - 08:10 WIT

Rakor Bersama Mendagri dan Menteri PKP, Papua Pegunungan Siapkan Program Pembangunan 2.200 Rumah untuk Masyarakat

Berita Terbaru