DEKAI — Menjelang pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimpurda) dan Musyawarah Daerah (Musda) II KNPI Kabupaten Yahukimo, dinamika kepemudaan mulai menghangat. Tim pemenangan bakal calon Ketua DPD II KNPI Yahukimo, Olmek Nawa, S.Sos, melalui ketuanya, Yafet Saram, S.IP, menyerukan agar seluruh pihak menjaga netralitas, keamanan, dan menghormati proses demokrasi kepemudaan.
Yafet menegaskan, pemerintah daerah, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda hingga Ketua DPRD Yahukimo, diharapkan memberikan ruang yang sama kepada seluruh pemuda potensial yang ikut berkompetisi dalam dinamika KNPI.
Menurutnya, seluruh kandidat memiliki hak yang sama untuk mengikuti proses organisasi dan menentukan arah kepemimpinan KNPI Yahukimo ke depan.
Minta SC dan OC Jaga Netralitas
Selain pemerintah daerah, Tim Olmek Nawa juga meminta Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) menjalankan tugas secara profesional dan netral.
SC dan OC diminta bekerja sesuai mekanisme organisasi serta berpedoman pada AD/ART dan peraturan organisasi KNPI, sehingga seluruh tahapan Rapimpurda hingga Musda dapat berjalan transparan dan tertib.
“SC dan OC harus menjaga netralitas sebagai penyelenggara serta bekerja sesuai mekanisme KNPI dengan menjunjung tinggi AD/ART dan peraturan organisasi,” ujarnya.
Keamanan Jadi Tanggung Jawab Bersama
Tim pemenangan Olmek Nawa juga mengajak pihak keamanan menjaga situasi tetap aman selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Yafet berharap aparat keamanan dapat menjalankan tugas secara netral dan memastikan proses Rapimpurda maupun Musda II KNPI Yahukimo berlangsung tanpa gesekan antarpemuda.
Hal serupa juga disampaikan kepada seluruh bakal calon Ketua KNPI Yahukimo agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses organisasi berlangsung.
“Semua kandidat bakal calon Ketua KNPI kami minta sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar proses Rapimpurda dan Musda dapat berjalan aman dan baik tanpa terjadi gesekan sesama pemuda Yahukimo,” katanya.
Pemuda Diminta Bebas Menentukan Pilihan
Kepada para Ketua DPK dari 51 distrik serta pimpinan OKP, Tim Olmek Nawa mengimbau agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun narasi yang berkembang selama proses menuju Musda.
Yafet menekankan bahwa KNPI merupakan wadah kepemudaan, sehingga setiap pemuda memiliki kebebasan untuk menyampaikan aspirasi, menentukan pilihan, dan memilih pemimpin yang dianggap mampu membawa organisasi ke depan.
“Ini adalah forum pemuda. Karena itu, pemuda harus bebas berdinamika, memilih dan menentukan pilihan untuk kepemimpinan KNPI Yahukimo tiga tahun ke depan,” jelasnya.
Tegaskan Posisi sebagai Ketua Tim Pemenangan
Yafet juga memberikan klarifikasi terkait posisinya yang saat ini merupakan anggota DPRD Yahukimo.
Ia menegaskan bahwa hingga pelaksanaan Rapimpurda dan Musda II KNPI Yahukimo, dirinya menjalankan peran sebagai Ketua Tim Pemenangan Olmek Nawa, bukan membawa jabatan atau kepentingan sebagai anggota DPRD dalam proses Musda.
“Sampai hari pelaksanaan Rapimpurda dan Musda II KNPI Yahukimo, saya berada dalam posisi sebagai Ketua Tim Pemenangan, bukan sebagai anggota DPRD Yahukimo,” tegasnya.
Klaim Konsolidasi dan Target Kemenangan
Di tengah persaingan menuju Musda, Tim Olmek Nawa menyatakan optimistis terhadap peluang kandidatnya.
Yafet mengklaim tim telah melakukan konsolidasi dan menyebut dukungan terhadap Olmek Nawa telah mencapai sekitar 85 persen. Ia pun mengajak pemuda dan pihak-pihak yang belum menentukan pilihan untuk bergabung dalam barisan pemenangan Olmek Nawa.
“Kami sangat yakin dapat memenangkan Musda KNPI. Konsolidasi sudah kami lakukan dan kami memperkirakan sekitar 85 persen dukungan berada bersama Bung Olmek Nawa,” ujarnya.
Meski demikian, seluruh tahapan Rapimpurda dan Musda diharapkan tetap berjalan dalam suasana demokratis, aman, dan sesuai aturan organisasi. Dengan demikian, keputusan mengenai kepemimpinan KNPI Yahukimo dapat lahir melalui proses yang menghormati hak dan aspirasi seluruh pemuda
Penulis : Gin
Editor : A. Buendi















