Festival Kopi Papua 2026: Merawat Warisan, Membangun Masa Depan Ekonomi Papua

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, 7 Agustus 2026 — Aroma kopi khas Papua menyeruak di Halaman Kantor Gubernur Papua. Ribuan pengunjung, pelaku UMKM, barista, hingga tokoh pemerintahan berkumpul dalam Festival Kopi Papua (Feskop) ke-9 Tahun 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua (KPw BI Papua). Mengusung tema “Merawat Warisan, Membangun Masa Depan Papua”, festival ini menjadi panggung besar bagi kopi Papua untuk meneguhkan posisinya sebagai komoditas unggulan sekaligus warisan budaya yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Acara dibuka secara resmi oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, bersama Kepala BI Papua, Warsono, dan Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen. Kehadiran jajaran Forkopimda, Kementerian Pariwisata, perwakilan DPR RI, serta tokoh masyarakat menegaskan dukungan lintas sektor terhadap pengembangan kopi Papua. Prosesi pembukaan berlangsung meriah, ditandai dengan penyerahan piagam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, yang menempatkan Feskop sebagai bagian dari kalender event nasional.

Dalam laporannya, Kepala BI Papua Warsono menegaskan bahwa kopi Papua bukan sekadar komoditas, melainkan identitas dan sumber penghidupan masyarakat. “Kopi Papua adalah warisan budaya sekaligus motor penggerak ekonomi berkelanjutan. Melalui festival ini, kita ingin memperkuat daya saing produk unggulan Papua di pasar global,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Feskop 2026 berlangsung selama tiga hari penuh, menghadirkan Barista Championship, pelatihan kewirausahaan, capacity building UMKM ekspor, Tiba-Tiba Cupping, pertunjukan budaya, musik, hingga business matching antara pelaku usaha lokal dan mitra nasional. UMKM binaan BI Papua juga turut tampil, bahkan beberapa telah berpartisipasi dalam pameran kelas dunia World of Coffee, membuktikan bahwa kopi Papua mampu bersaing di panggung internasional.

Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali dalam sambutannya menekankan pentingnya konsistensi kualitas dan pasokan kopi Papua. Ia menyebut arabika Bpiri, robusta Ambaidiru, dan liberika Genyem sebagai “mutiara rasa” yang menjadi modal kuat untuk positioning kopi Papua di pasar global. Ricky juga menyoroti capaian ekonomi Papua yang tumbuh 4,49% (yoy) dengan inflasi terkendali di 2,71% (yoy), sebuah pencapaian yang mengantarkan Papua meraih Juara I TPID Awards 2025 dan Kota Jayapura sebagai Terbaik I Pengendalian Inflasi Regional 2026.

Wakil Menteri Pariwisata RI turut memberikan apresiasi, menyebut kopi sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat sekaligus penggerak ekosistem ekonomi dari hulu ke hilir. “Kopi Papua adalah mutiara dengan aroma dan cita rasa unik. Warisan ini harus dirawat, dilestarikan, dan dikembangkan agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Festival Kopi Papua ke-9 bukan hanya pesta kopi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat ekosistem UMKM, mendorong hilirisasi, digitalisasi, serta mengintegrasikan kopi dengan pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, BI, dan masyarakat, kopi Papua diharapkan mampu menembus pasar global sekaligus menjadi kebanggaan yang mengangkat nama Papua di kancah nasional dan internasional.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: BI Perwakilan Papua

Berita Terkait

Rapat Koordinasi Kamtibmas di Wamena, Kapolda Papua Tegaskan Perlunya Evaluasi Bersama TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Hadapi Ancaman Keamanan
Tim Olmek Nawa Serukan Netralitas Pemerintah dan SC-OC dalam Rapimpurda Hingga Musda KNPI Yahukimo
Satgas Damai Cartenz Amankan NB, Diduga Pasukan KKB Batalyon Yamue di Dekai Yahukimo
Ketua TP-PKK Nduga Ny. Replina K. Beon Pimpin Pertemuan Rutin Bulanan, Tegaskan Konsistensi Jalankan 10 Program Pokok PKK untuk Kesejahteraan Keluarga
Kapolres Jayawijaya Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Miras, Wanita Muda Ditangkap di Hom-Hom
Launching Sekolah Sepanjang Hari, Kapolres Puncak Jaya Bicara Masa Depan Anak Papua
Dari Gotong Royong, Harapan Keamanan Warga Paronggo Mulai Dibangun
Ribka Haluk Klarifikasi Isu OAP: Jangan Terpengaruh Informasi Keliru

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:27 WIT

Rapat Koordinasi Kamtibmas di Wamena, Kapolda Papua Tegaskan Perlunya Evaluasi Bersama TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Hadapi Ancaman Keamanan

Rabu, 23 September 2026 - 16:57 WIT

Tim Olmek Nawa Serukan Netralitas Pemerintah dan SC-OC dalam Rapimpurda Hingga Musda KNPI Yahukimo

Rabu, 23 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Damai Cartenz Amankan NB, Diduga Pasukan KKB Batalyon Yamue di Dekai Yahukimo

Rabu, 23 September 2026 - 15:52 WIT

Ketua TP-PKK Nduga Ny. Replina K. Beon Pimpin Pertemuan Rutin Bulanan, Tegaskan Konsistensi Jalankan 10 Program Pokok PKK untuk Kesejahteraan Keluarga

Rabu, 23 September 2026 - 15:32 WIT

Kapolres Jayawijaya Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Miras, Wanita Muda Ditangkap di Hom-Hom

Berita Terbaru