Dari Intan Jaya untuk Indonesia, Doa Lintas Agama Iringi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INTAN JAYA – Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Intan Jaya mengirimkan pesan persatuan dari Tanah Papua melalui doa lintas agama yang mempertemukan tokoh agama dan personel Polri dalam satu harapan, yakni Indonesia yang aman, damai, dan penuh toleransi.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (29/6/2026) itu dihadiri Kapolres Intan Jaya Kompol Sofian C. A. Samakori, para Pejabat Utama (PJU) Polres Intan Jaya, Pendeta Musari Sinaga dari Gereja GKI Antiokhia, Ustad Akram, Ustad Ibun dari Masjid Al Huda, serta seluruh personel Polres Intan Jaya.

Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan. Umat Kristiani dan Muslim duduk berdampingan, memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa, keamanan Tanah Papua terlebih khusus di Kabupaten Intan Jaya, serta kelancaran tugas Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Intan Jaya Kompol Sofian C. A. Samakori mengatakan bahwa doa lintas agama merupakan rangkaian kegiatan nasional yang dilaksanakan serentak sesuai arahan Mabes Polri menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

“Melalui doa bersama ini kami memohon dukungan doa dari para tokoh agama agar Polri, khususnya Polres Intan Jaya, senantiasa diberikan kekuatan, hikmat, kesehatan, dan perlindungan Tuhan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia juga berharap seluruh personel Polres Intan Jaya terus diberi hati yang tulus dalam mengabdi, memiliki dedikasi tinggi, loyalitas, serta mampu menghadirkan pelayanan yang humanis bagi masyarakat.

“Kami menitipkan doa untuk seluruh personel dan masyarakat Intan Jaya. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua sehingga keamanan, kedamaian, dan persaudaraan tetap terjaga di daerah ini,” tambahnya.

Usai sambutan, doa dipimpin secara bergantian oleh Pendeta Musari Sinaga dan Ustad Akram. Doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sekaligus memohon agar Indonesia tetap damai, Papua Tengah semakin aman, serta Polri terus diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah negara.

Pendeta Musari Sinaga mengatakan doa bersama menjadi bukti bahwa perbedaan keyakinan justru menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan.

“Semoga Tuhan selalu menyertai seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdiannya dan memberkati masyarakat Intan Jaya agar hidup dalam damai dan kasih,” katanya.

Senada dengan itu, Ustad Akram menyampaikan bahwa doa lintas agama merupakan wujud nyata toleransi yang harus terus dipelihara.

“Ketika tokoh agama dan aparat bersatu dalam doa, kita menunjukkan bahwa persatuan adalah kekuatan. Semoga Allah SWT memberikan perlindungan kepada seluruh anggota Polri dan menghadirkan kedamaian bagi masyarakat Intan Jaya maupun Indonesia,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Intan Jaya tidak hanya memperingati Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan lintas agama sebagai fondasi menjaga keamanan dan persatuan bangsa.

Dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, doa yang dipanjatkan dari Intan Jaya menjadi simbol harapan agar semangat pengabdian Polri terus tumbuh, menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, serta semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus menjadi pesan bahwa dari Intan Jaya untuk Indonesia, persatuan selalu dimulai dari kebersamaan.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Rapat Sinkronisasi Jakarta Tegaskan Orkestrasi Lintas Kementerian: Papua Jadi Agenda Kebangsaan dengan Pendekatan Humanis dan Terpadu
Dandim Jayawijaya: Keamanan Masyarakat Tetap Menjadi Perhatian Aparat
HKGB ke-74 di Nduga, Bhayangkari Gelar Olahraga Bersama untuk Pererat Silaturahmi dan Bangun Kebersamaan Lintas Elemen Masyarakat
Pemuda Batak Bersatu Jayawijaya Gelar Rakerda, Tetapkan ADRT dan Program Kerja 2026–2027 sebagai Pedoman Solidaritas dan Kepedulian Sosial
DPRK Nduga Gelar Rapat Paripurna, Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026 dengan Fokus pada Perdamaian, Pelayanan Dasar, dan Infrastruktur
Pemkab Puncak Jaya dan Masyarakat Wilayah II Gelar Rangkaian Kegiatan Dua Hari di Ilu, Sepakati Penyerahan Lokasi untuk DOB Kabupaten Yamo
Wapangkoops TNI Habema Tinjau Satgas Pamtas Yonif 312/Kala Hitam di Nduga, Tekankan Sinergi Antarunsur Keamanan
Pemkab Puncak Jaya dan Masyarakat Wilayah II Gelar Rapat Terbuka di Ilu, Sepakati Penyerahan Lokasi untuk DOB Kabupaten Yamo

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:24 WIT

Rapat Sinkronisasi Jakarta Tegaskan Orkestrasi Lintas Kementerian: Papua Jadi Agenda Kebangsaan dengan Pendekatan Humanis dan Terpadu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:31 WIT

Dandim Jayawijaya: Keamanan Masyarakat Tetap Menjadi Perhatian Aparat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:20 WIT

HKGB ke-74 di Nduga, Bhayangkari Gelar Olahraga Bersama untuk Pererat Silaturahmi dan Bangun Kebersamaan Lintas Elemen Masyarakat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:14 WIT

Pemuda Batak Bersatu Jayawijaya Gelar Rakerda, Tetapkan ADRT dan Program Kerja 2026–2027 sebagai Pedoman Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:48 WIT

DPRK Nduga Gelar Rapat Paripurna, Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026 dengan Fokus pada Perdamaian, Pelayanan Dasar, dan Infrastruktur

Berita Terbaru