Konsultasi Publik AMDAL: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Pendidikan Papua Cerah

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA, 10 Juni 2026 – Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya menghadirkan pembangunan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi Kegiatan Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kampung Maribu, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura.

Acara tersebut dibuka oleh Pj. Sekda Papua, Christian Sohilait, ST., M.Si, mewakili Gubernur Papua Komjen Pol (Purn) Mathius D. Fakhiri, S.IK., MH.

Pesan Gubernur Papua

Dalam sambutan yang dibacakan Sekda, Gubernur menekankan bahwa pembangunan sekolah harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, memperhatikan kelestarian lingkungan, serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Forum ini menjadi ruang penting untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, menerima masukan, serta membangun kesepahaman demi keberhasilan pembangunan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tegasnya.

Gubernur juga mengajak seluruh peserta untuk menyampaikan masukan secara terbuka dan konstruktif, karena setiap pendapat memiliki nilai penting dalam penyempurnaan dokumen AMDAL.

AMDAL sebagai Instrumen Strategis

Penyusunan AMDAL disebut sebagai instrumen vital untuk mengidentifikasi potensi dampak lingkungan, sosial, ekonomi, dan budaya secara komprehensif. Dengan demikian, langkah mitigasi dapat dirancang sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga pembangunan sekolah tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan, tetapi juga menjaga keberlangsungan kehidupan masyarakat di masa mendatang.

Pendidikan sebagai Fondasi Papua Cerah

Gubernur menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama membangun masa depan Papua. Sekolah Rakyat hadir sebagai wujud nyata visi “Papua Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni (Papua Cerah)”.

  • Cerdas: meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
  • Sejahtera: pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan.
  • Harmoni: pembangunan yang menghargai nilai sosial, budaya, dan lingkungan hidup.

“Melalui pendidikan, kita mencetak generasi yang berkarakter, berdaya saing, mencintai budaya dan tanah kelahirannya, serta mampu menjadi pelaku pembangunan di daerahnya sendiri,” ujar Sekda membacakan pesan Gubernur.

Harapan ke Depan

Kegiatan konsultasi publik ini menjadi bukti nyata keterbukaan pemerintah dalam merancang pembangunan yang inklusif. Pemerintah Papua berharap seluruh pihak dapat bersinergi, sehingga Sekolah Rakyat yang akan dibangun benar-benar menjadi pusat pembentukan generasi emas Papua yang cerdas, berkarakter, dan peduli lingkungan.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua

Berita Terkait

Noak Tabo: Serapan APBD Papua Pegunungan Optimistis Naik di Semester Kedua
Tragedi Pengeroyokan di Jalan Yos Sudarso, Polisi Amankan Dua Tersangka Utama
Pemda Nduga Gandeng Bank Papua, Tiga PKS Strategis Diteken
Kapolda Papua Tengah Uji Coba Kapal Patroli C2 di Nabire
Pemkab Puncak Jaya Salurkan Bibit Pangan dan Ternak Ayam
Guru Sekolah Minggu Tujuh Denominasi Terima Sertifikat Pelatihan
BKPSDM Nduga Tegaskan Pentingnya Kerapian Administrasi Calon ASN
Pelatihan Guru Sekolah Minggu di Gereja Emaus GIDI Mulia Berlangsung Interaktif

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:29 WIT

Noak Tabo: Serapan APBD Papua Pegunungan Optimistis Naik di Semester Kedua

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:21 WIT

Tragedi Pengeroyokan di Jalan Yos Sudarso, Polisi Amankan Dua Tersangka Utama

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:23 WIT

Pemda Nduga Gandeng Bank Papua, Tiga PKS Strategis Diteken

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:05 WIT

Kapolda Papua Tengah Uji Coba Kapal Patroli C2 di Nabire

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:34 WIT

Pemkab Puncak Jaya Salurkan Bibit Pangan dan Ternak Ayam

Berita Terbaru

Daerah

Pemkab Puncak Jaya Salurkan Bibit Pangan dan Ternak Ayam

Selasa, 28 Jul 2026 - 19:34 WIT