Kapolda Jermias Rontini: Polisi Jaga Penuh Penyaluran Pangan Bulog hingga ke Masyarakat

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimika – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini menegaskan komitmen kuat jajaran kepolisian dalam mengawal distribusi bahan pangan dari Bulog agar berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran. Penegasan tersebut disampaikan saat mendampingi kunjungan kerja anggota DPR RI, Yan P. Mandenas, di gudang Bulog yang berada di Timika, Kabupaten Mimika, Sabtu (2/5/2026).

 

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan stok bahan pokok sekaligus mengevaluasi sistem distribusi pangan di wilayah Papua Tengah. Dalam keterangannya, Kapolda menegaskan bahwa pengawalan distribusi pangan bukan sekadar tugas rutin, melainkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

 

“Polisi akan mengawal seluruh proses distribusi Bulog, mulai dari gudang hingga ke tangan masyarakat, agar tidak terjadi penyimpangan, penimbunan, maupun praktik-praktik yang merugikan masyarakat,” tegas Jermias Rontini.

 

Ia menekankan bahwa wilayah Papua Tengah memiliki tantangan tersendiri, baik dari sisi geografis maupun aksesibilitas. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan ekstra dan sinergi lintas sektor agar distribusi bahan pangan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah terpencil.

 

“Kami akan memastikan pengamanan distribusi berjalan maksimal. Aparat kepolisian disiagakan untuk mengawal jalur logistik, khususnya di titik-titik strategis seperti bandara,” lugasnya.

 

Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan pemerintah daerah, pihak Bulog, serta instansi terkait lainnya guna memastikan kelancaran distribusi. Penguatan koordinasi ini dinilai penting agar tidak terjadi hambatan dalam proses penyaluran, terutama di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

 

“Harapan kami, stok harus mencukupi dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai ada kekosongan yang bisa memicu gejolak harga di pasar,” ujarnya.

 

Sedangkan anggota Komisi XIII DPR RI, Yan P. Mandenas, menyoroti pentingnya fleksibilitas dalam penyaluran bahan pangan, khususnya bagi wilayah-wilayah yang menghadapi tantangan seperti bencana alam dan konflik sosial. Menurutnya, stok pangan di Timika relatif tersedia, sehingga diperlukan kebijakan yang lebih adaptif dari pihak Bulog agar distribusi dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat sasaran.

 

“Kondisi di sini sedikit berbeda dengan Jayapura. Kalau di sini stoknya tersedia, maka kami minta Bulog bisa lebih fleksibel, sehingga teman-teman di lapangan bisa lebih leluasa membantu penyaluran. Kita juga minta Bulog menyediakan cadangan, sehingga dapat disalurkan bersama pemerintah dan TNI/Polri, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan secara mendesak,” katanya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perhatian khusus harus diberikan kepada masyarakat yang terdampak konflik. Menurutnya, bantuan pangan menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan kepastian hidup bagi warga di tengah situasi sulit.

 

“Kita minta Bulog benar-benar membantu masyarakat yang terdampak konflik. Ini penting agar mereka tetap mendapatkan kebutuhan dasar. Kami juga minta kepolisian untuk mensuport, sehingga distribusi bantuan pangan ini bisa berjalan dengan baik tanpa hambatan,” pungkasnya.

 

 

Sembatara itu, Kepala Perum Bulog KC Timika, Dedy Wahyudi, menyambut baik supervisi tersebut sebagai bentuk dukungan moral bagi institusinya.

 

“Kami dari Perum Bulog berterima kasih kepada Pak Yan, anggota DPR RI, dan Pak Kapolda atas kunjungan ke Perum Bulog pada pagi hari ini. Tentu ini menjadi motivasi bagi kami. Beliau mengecek langsung keadaan stok dan kondisi kami di lapangan, tepatnya di Perum Bulog Kantor Cabang Timika,” ujar Dedy.

 

Ia melaporkan bahwa saat ini pihaknya menguasai stok kurang lebih 1.000 ton beras medium dan 150.000 liter minyak goreng yang didedikasikan untuk program bantuan pangan. Sampai sejauh ini yang menjadi sorotan yakni distribusi penyaluran ke Kabupaten Puncak atau wilayah paling sulit dijangkau yang telah menyentuh angka 65 persen.

 

“Sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam penyaluran, hanya faktor cuaca yang terkadang membuat pesawat harus kembali lagi. Penyaluran saat ini masih difokuskan untuk wilayah Papua Tengah,” tambahnya

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Tujuh Sekolah Dasar Gelar Ujian Bersama di SD Negeri Mulia
Penegakan Hukum Terukur: Satgas Cartenz Ungkap Fakta Baru KKB Yahukimo
Kapolda Papua Tengah Tinjau Polsek Tembagapura, Pastikan Keamanan Obvitnas Freeport Terjaga
Polda Papua Tengah Tutup Diksar Satpam Gada Pratama PT Prima Karya Sarana Sejahtera
Yan Mandenas Kritik Penanganan Keamanan di Papua, Desak Menteri HAM Turun Langsung
Yan Mandenas Kunjungi Lapas Nabire, Dorong Perbaikan Fasilitas dan Sistem Keamanan
Tak Ada Toleransi: ANS Lalai Akan Ditindak Tegas!
Peringati Hardiknas, Guru Adalah Garda Terdepan Cetak Generasi Penerus Puncak Jaya

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 18:04 WIT

Penegakan Hukum Terukur: Satgas Cartenz Ungkap Fakta Baru KKB Yahukimo

Senin, 4 Mei 2026 - 17:47 WIT

Kapolda Papua Tengah Tinjau Polsek Tembagapura, Pastikan Keamanan Obvitnas Freeport Terjaga

Senin, 4 Mei 2026 - 17:31 WIT

Polda Papua Tengah Tutup Diksar Satpam Gada Pratama PT Prima Karya Sarana Sejahtera

Senin, 4 Mei 2026 - 17:18 WIT

Yan Mandenas Kritik Penanganan Keamanan di Papua, Desak Menteri HAM Turun Langsung

Senin, 4 Mei 2026 - 14:53 WIT

Yan Mandenas Kunjungi Lapas Nabire, Dorong Perbaikan Fasilitas dan Sistem Keamanan

Berita Terbaru

Uncategorized

Empat SMP di Puncak Jaya Gelar Ujian Nasional Bersama di Mulia

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:22 WIT