Mulia, (Selasa, 28/04)_Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya terus berkomitmen meningkatkan kapasitas pengusaha lokal Orang Asli Papua (OAP) agar mampu bersaing secara sehat dengan pengusaha non-OAP.
Ditemui media, Jose Alvan Ohei selalu narasumber menyampaikan bahwa hntuk meningkatkan kapasitas pengusaha lokal OAP, khususnya di Kabupaten Puncak Jaya, diperlukan langkah nyata agar mereka mampu bersaing dengan pengusaha non-OAP.
Menurutnya, tantangan utama selama ini adalah belum adanya keselarasan pandangan antara masyarakat dan pemerintah daerah. Pola ekonomi masyarakat Papua yang lebih berlandaskan interaksi sosial sering membuat masyarakat sulit menabung dan sulit melakukan usaha berkelanjutan.
”Ekonomi berbasis bisnis menuntut adanya perkembangan dan penyesuaian terus-menerus. Karena itu, diperlukan program yang bisa mengubah pola pikir masyarakat menuju ekonomi produktif, tanpa meninggalkan nilai sosial dan budaya khas Papua,” tambah Jose.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DPMPTSP Bert Seleng menjelaskan ” Ke depan, kami berencana menghadirkan layanan perizinan online untuk mempermudah pengusaha OAP dalam mengurus izin usaha. Program ini juga akan memberikan pemahaman tentang cara mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta menyusun Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKP).” jelasnya.
Selain itu, Bank Papua siap menyalurkan fasilitas kredit bagi pengusaha yang memiliki badan usaha berbentuk PT maupun CV. Pelaku UMKM juga dapat mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR).
”Dengan adanya dukungan ini, kami berharap pengusaha OAP semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha dengan baik dan benar, sejalan dengan misi Bupati Puncak Jaya dalam membangun ekonomi yang mendidik dan berkelanjutan,”pungkasnya (*).
Penulis : Gin
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya















