“Kami Bangga dan Siap Mendukung” – Ros Rode Muyasin Soal Amanah Baru untuk Perempuan Keerom

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEEROM – Ketua Ikatan Perempuan Asli Keerom (IPAK), Ros Rode Muyasin, menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Provinsi Papua, Mathius D. Fakhiri (MDF), atas kepercayaan yang diberikan kepada salah seorang perempuan asli Keerom untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintahan Provinsi Papua.

Menurut Ros, kepercayaan tersebut merupakan momen bersejarah bagi Orang Asli Keerom, khususnya kaum perempuan, karena menjadi tonggak baru keterwakilan perempuan Keerom di level pemerintahan provinsi.

Hal ini disampaikan Ros Rode Muyasin didampingi Tokoh Perempuan Keerom Maria Dahay, Ketua Fraksi DPRK Pengangkatan yang juga senior IPAK Ana Maria Borotian, serta sejumlah anggota IPAK lainnya yakni Marta Pikindu, Yohana Meho, Foni Herlina Tuamis, dan Feronika Nauyagir, di Arso, Senin (23/2) malam.

Ros menegaskan, melalui IPAK, perempuan Keerom siap memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program dan kebijakan Gubernur Papua bersama Wakil Gubernur, Aryoko Rumaropen, dalam membangun Papua yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan.

“Sejak berdirinya Provinsi Papua, sejarah mencatat bahwa orang asli Keerom yang bekerja di birokrasi provinsi sangat terbatas,” ujar Ros.

“Saat ini tercatat dua orang, dan yang terbaru adalah seorang perempuan asli Keerom satu-satunya yang dipercaya menduduki jabatan penting. Ini adalah kebanggaan besar bagi kami,” ujar Ros.

Perempuan yang dimaksud adalah Elci Meho, S.STP, M.KP yang baru saja diberikan tugas dan tangungjawab oleh Gubernur Papua sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua. Elci sebelumnya bertugas di Pemerintahan Kabupaten Keerom dan kini mendapat amanah baru di provinsi.

Bagi IPAK, taugas baru yang diberikan kepada Elci Meho bukan sekadar mutasi jabatan, tetapi menjadi simbol kepercayaan dan pengakuan atas kapasitas serta kompetensi perempuan asli Keerom dalam birokrasi pemerintahan di tingkat Provinsi.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen Gubernur MDF dalam membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan asli Papua khususnya Keerom untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Ros menambahkan, kepercayaan yang diberikan kepada Elchi Meho di kabinet Gubernur MDF bersama Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen merupakan prestasi dan pembuktian bahwa perempuan Keerom mampu bersaing serta berkontribusi nyata bagi kemajuan Tanah Papua, khususnya Provinsi Papua.

“Ini membuktikan bahwa perempuan Keerom memiliki kemampuan dan layak diberi ruang untuk berperan dalam membangun Papua. Kami bangga dan siap mendukung penuh kebijakan pemerintah provinsi,” tegasnya.

Sebagai organisasi yang mewadahi perempuan asli Keerom, IPAK berkomitmen untuk terus mendorong perempuan agar aktif berkarya dan mengambil bagian dalam berbagai sektor pembangunan.

IPAK juga akan terus memperkuat solidaritas dan kapasitas perempuan di Kabupaten Keerom yang dikenal sebagai ‘Negeri Tapal Batas’.

“Kami ingin perempuan asli Keerom terus memberikan kontribusi nyata, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, demi kemajuan Papua dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Ros Rode Muyasin.(*)

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Mandenas Pastikan Aturan Pembatasan Uji Kompetensi Dokter Dicabut: Lulusan Uncen Kini Bebas Ikut Tes Hingga Lulus
DPRK Nduga Gelar Rapat Paripurna, Bahas Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, Pertanggungjawaban APBD, dan Propemperda Tahun 2026
Ketua Dekranasda Papua Pegunungan Ny. Anggieta B. Tabo Dorong Perajin Terus Berinovasi, Produk Lokal Harus Mampu Bersaing di Pasar Nasional dan Internasional
Pemkab Puncak Jaya Salurkan Bantuan Dana Otsus kepada 27 Pelaku Usaha OAP di Distrik Ilu, Dorong Kemandirian dan Penguatan Ekonomi Lokal
Polres Puncak Jaya Gelar Patroli Dialogis di Kota Mulia, Bangun Komunikasi Langsung dengan Warga untuk Jaga Stabilitas Kamtibmas
Dalam Rangka HKGB ke-74, Bhayangkari Intan Jaya Tunjukkan Kepedulian dengan Berbagi Kasih, Edukasi, dan Pemeriksaan Kesehatan di Sugapa
Pemprov Papua Pegunungan Serahkan Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 ke DPRP, Pendapatan Naik Rp489,80 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun
Pemkab Puncak Jaya Serahkan 1 Ton Beras, Minyak Goreng, dan Dana Rp50 Juta untuk Masyarakat Kwiyawagi Terdampak Kekeringa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 23:50 WIT

Mandenas Pastikan Aturan Pembatasan Uji Kompetensi Dokter Dicabut: Lulusan Uncen Kini Bebas Ikut Tes Hingga Lulus

Senin, 28 September 2026 - 22:59 WIT

DPRK Nduga Gelar Rapat Paripurna, Bahas Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, Pertanggungjawaban APBD, dan Propemperda Tahun 2026

Senin, 28 September 2026 - 19:00 WIT

Ketua Dekranasda Papua Pegunungan Ny. Anggieta B. Tabo Dorong Perajin Terus Berinovasi, Produk Lokal Harus Mampu Bersaing di Pasar Nasional dan Internasional

Senin, 28 September 2026 - 18:46 WIT

Pemkab Puncak Jaya Salurkan Bantuan Dana Otsus kepada 27 Pelaku Usaha OAP di Distrik Ilu, Dorong Kemandirian dan Penguatan Ekonomi Lokal

Senin, 28 September 2026 - 18:33 WIT

Polres Puncak Jaya Gelar Patroli Dialogis di Kota Mulia, Bangun Komunikasi Langsung dengan Warga untuk Jaga Stabilitas Kamtibmas

Berita Terbaru