– Pelatihan Manajemen Bisnis Bagi Ibu Hamil dan Remaja: Noken Jadi Harapan Baru

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 26 Januari 2026 – Gereja Bethel Indonesia Jemaat Alfa bersama Yayasan Kasih Karunia Indonesia Timur menggelar pelatihan manajemen bisnis selama tiga hari bagi 24 ibu hamil dan remaja dari enam gereja mitra penerima manfaat Program Noken. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian pelaksanaan Program Noken yang telah diluncurkan pada Agustus 2025.

Program Noken merupakan inisiatif yang mengintegrasikan sektor ekonomi dan kesehatan dengan melibatkan enam gereja. Fokus utama program ini adalah memberdayakan ibu hamil serta remaja perempuan, baik dalam mendukung proses persalinan maupun mendorong remaja melanjutkan pendidikan. Selain itu, program ini juga membuka peluang ekonomi melalui kerajinan noken sebagai sumber penghasilan berkelanjutan.

Hefri Tolu, selaku pemateri, menekankan bahwa potensi noken sangat besar untuk membantu ibu hamil dan remaja memperoleh pendapatan. Namun, rendahnya pemahaman bisnis sering kali membuat potensi tersebut tidak optimal. “Pelatihan ini membantu mereka mengenal perbedaan antara jual biasa dan bisnis, serta memberikan pemahaman tentang analisa pasar untuk kerajinan noken,” ujarnya. Ia juga percaya bahwa dukungan dari pemerintah maupun pihak swasta akan semakin memperkuat pengembangan noken.

Sementara itu, Hana Sahetapy, Koordinator Program Noken dari enam gereja mitra, menyampaikan bahwa banyak ibu hamil dan remaja memiliki keterampilan membuat noken, tetapi masih terkendala dalam memulai usaha yang berkelanjutan. “Kami berharap program noken ini mendapat dukungan dari semua pihak, baik di Provinsi Papua Pegunungan maupun Kabupaten Jayawijaya,” katanya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kerajinan noken tidak hanya menjadi simbol budaya Papua, tetapi juga berkembang sebagai sumber bisnis yang menjanjikan bagi masyarakat, khususnya ibu hamil dan remaja perempuan di wilayah Papua Pegunungan.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Kasus Korupsi Dana Desa Lanny Jaya Masuki Tahap Akhir, Jaksa Tuntut Hingga 13 Tahun Penjara
Audit BPKP Rampung, Kejari Jayawijaya Siapkan Penetapan Tersangka Kasus Jalan Lingkar Kantor Bupati
Nobar Piala Dunia di Mimika, Kapolda Papua Tengah Puji Penampilan Argentina dan Prediksi La Albiceleste Melaju hingga Final
Jamkrida Papua Dukung Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Program CSR
Polda Papua Tengah Gelar Aneka Ragam Perlombaan, Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80
Ribka Haluk: Rp2,7 Triliun Dana Otsus dan DTI Harus Tepat Sasaran
Dekranasda Papua Pegunungan Gelar Rakor Perdana, Satukan Visi Pengrajin Lokal
Mus Kogoya: Lulusan Sekolah Alkitab Mulia Harus Jaga Nilai Injil dalam Kehidupan Sehari-hari

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:48 WIT

Kasus Korupsi Dana Desa Lanny Jaya Masuki Tahap Akhir, Jaksa Tuntut Hingga 13 Tahun Penjara

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:33 WIT

Audit BPKP Rampung, Kejari Jayawijaya Siapkan Penetapan Tersangka Kasus Jalan Lingkar Kantor Bupati

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:34 WIT

Nobar Piala Dunia di Mimika, Kapolda Papua Tengah Puji Penampilan Argentina dan Prediksi La Albiceleste Melaju hingga Final

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:52 WIT

Jamkrida Papua Dukung Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Program CSR

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:18 WIT

Polda Papua Tengah Gelar Aneka Ragam Perlombaan, Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru