Gubernur Tabo: Biaya Transportasi Mahal, Infrastruktur Harus Jadi Prioritas

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA, 4 Agustus 2025 — Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menyerukan percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan keamanan di wilayah pegunungan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam apel pagi bersama aparatur sipil negara (ASN) di halaman Kantor Gubernur Jayawijaya, Wamena, Senin (4/8), Tabo menyoroti mahalnya biaya transportasi udara yang dinilai tidak sebanding dengan jumlah penerbangan yang tersedia. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai ancaman serius bagi keselamatan warga, terutama dalam situasi darurat.

“Jumlah penerbangan kita sedikit, tapi biayanya sangat tinggi. Ini pertanda ada risiko besar, bahkan soal nyawa. Kita harus bisa mengubah situasi ini,” tegas Tabo.

Gubernur juga membuka opsi penggunaan dana darurat untuk membiayai pembangunan infrastruktur yang bersifat mendesak, seperti jalan penghubung dan akses wilayah terpencil.

Ia meminta seluruh ASN dan pejabat daerah untuk menunjukkan komitmen dan kerja nyata dalam mendukung program pemerintah. Tabo menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, terutama menjelang momen nasional yang membutuhkan kesiapan penuh.

“Kalau Sekda tidak bisa hadir besok, tolong wakilkan. Kita perlu koordinasi yang baik. Saya sendiri dua minggu ini bolak-balik urus berbagai hal. Kita semua harus bergerak cepat,” ujarnya.

Menjelang HUT RI ke-80, Tabo juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan demi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan. Menurutnya, keamanan yang terjaga akan berdampak langsung pada sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

“Keamanan itu kunci. Kalau aman, wisatawan datang, ekonomi bergerak. Hotel, rumah makan, dan tenaga kerja lokal akan diuntungkan,” jelasnya.

Di akhir arahannya, Tabo mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak merusak citra daerah dengan unggahan yang tidak bertanggung jawab.

“Kita harus belajar jadi manusia yang berguna, yang menghargai masyarakat. Jangan sampai citra daerah kita rusak karena ulah segelintir orang di media sosial,” tutupnya.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 18:27 WIT

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:04 WIT

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Berita Terbaru