‎Pelanggar Ops Patuh 2025 Didominasi Pengendara Tidak Gunakan Helm SNI, Kapolresta “Awal Beli Motor Diberikan Helm, Kesadaran Pengendara yang Kurang” ‎ ‎

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polresta Jayapura Kota,- Besarnya jumlah pelanggat Operasi Oatuh Cartenz-2025 di Kota Jayapura yang didominasi oleh Pengendara tidak gunakan Helm SNI, karena pengendaranya tidak memiliki pemahaman atau kesadaran pentingnya menggunakan pengaman kepala saat mengendarai sepeda motor.

‎Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR didampingi Kabag Ops Kompol Ferdinand E. Numbery, S.I.K., M.H dan KBO Satuan Lalulintas Ipda Fanny Krebru, S.H., M.H saat menggelar Press Conference kepada awak media tentang hasil pelaksanaan Operasi Patuh-2025 bertempat di Aula Mapolresta, Selasa (29/7) pagi.

‎Kapolresta mengungkapkan, setiap awal pembelian motor pasti diberikan Helm SNI, namun karena unsur kelalaian pihak pengendara sendirilah yang enggan menggunakan, sementara faktanya Helm sangat penting digunakan saat mengendarai sepeda motor.

‎”Untuk angka kecelakaan dan fatalitasnnya sendiri di tahun ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun lalu, dimana angka kecelakaan tahun ini terjadi sebanyak 36 kasus, sedangkan tahun 2024 sebanyak 26 kasus,” ungkap Kapolresta.

‎Lebih lanjut terang Kapolresta, untuk jumlah korban jiwa nihil sementara jumlah luka berat dan luka ringan yang dialami pengendara meningkat di tahun ini dengan jumlah kerugian materiil sebanyak Rp. 86.500.000,-

‎”Harapan kami, walaupun tidak ada Operasi masyarakat bisa semakin sadar akan pentingnya keselamatan dalam berkendara. Untuk itu bersama wujudkan Kamseltibcar Lantas di jalan raya kita semua harus tertib berlalulintas, karena hal tersebut adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Kapolresta KBP Fredrickus.(*)

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Polresta Jayapura Kota

Berita Terkait

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai
Patah Panah Jadi Tanda Berakhirnya Konflik Sosial, Bupati Aletinus Yigibalom: Mari Saling Menjaga dan Menghormati
Dialog Jadi Kunci, Waterpauw Ingatkan Pentingnya Komunikasi Humanis dalam Pembangunan Papua

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:04 WIT

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:37 WIT

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:16 WIT

Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan

Berita Terbaru