Puja FC Tersingkir di Babak 16 Besar Yuris Cup 2025, Tapi Semangat Persaudaraan Tetap Menyala

- Penulis

Sabtu, 7 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani, 6 Juni 2025 — Puja FC harus mengakhiri perjuangannya di turnamen Yuris Cup 2025 usai takluk di babak 16 besar yang berlangsung pada 5 Juni 2025 di Stadion Barnabas Youwe, Sentani. Meski langkah mereka terhenti, tim tetap membawa pulang sesuatu yang jauh lebih berarti: semangat persaudaraan yang kokoh di tengah situasi sulit yang sedang melanda kampung halaman mereka, Puncak Jaya.

Seperti diketahui, Puncak Jaya saat ini masih berada dalam ketegangan akibat konflik pasca-pilkada yang belum mereda. Namun kondisi tersebut tidak menggoyahkan kekompakan tim yang dipimpin oleh pelatih Dani Tabuni dan dikapteni oleh Agus Kogoya. Mereka membuktikan bahwa di tengah gejolak, Puja FC tetap berdiri sebagai simbol kesatuan.

“Pertandingan memang tidak berpihak kepada kami, tapi kami menang dalam hal yang lebih besar — kami tetap bersatu, tetap bersaudara. Di lapangan, kami bermain sebagai satu, tanpa memandang perbedaan,” ujar Agus Kogoya, kapten tim.

Dani Tabuni juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemain atas sikap dan dedikasi mereka sepanjang turnamen. “Saya bangga dengan apa yang ditampilkan anak-anak. Mereka bermain dengan hati dan membawa pesan damai dari Puncak Jaya,” katanya.

Manajer tim memberikan penghargaan dan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah terlibat.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemain, staf ofisial, dan terutama para suporter yang selalu mendukung kami dari jauh maupun dekat. Perjalanan ini bukan hanya tentang hasil, tapi tentang perjuangan bersama dan menjaga nama baik Puncak Jaya. Kalian semua adalah bagian dari keluarga besar Puja FC,” ucap manajer tim, Natan Wonda

Ditempat yang sama Wakil menejer Jems Wonda Puja FC,” berharap partisipasi mereka di Yuris Cup 2025 menjadi inspirasi bagi masyarakat Puncak Jaya bahwa di tengah konflik dan perbedaan, selalu ada ruang untuk persatuan dan harapan melalui olahraga.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai
Patah Panah Jadi Tanda Berakhirnya Konflik Sosial, Bupati Aletinus Yigibalom: Mari Saling Menjaga dan Menghormati
Dialog Jadi Kunci, Waterpauw Ingatkan Pentingnya Komunikasi Humanis dalam Pembangunan Papua
Pembukaan Pelatihan Keterampilan Kempetensi Bidang Mebeler Bagi Pencari Kerja
Delapan Guru Agama di Nduga Lulus PPG, Bukti Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Disambut Bak Juara Nasional, Tim SMAN 3 Kokonao Diarak Ratusan Warga Setibanya di Kampung

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:37 WIT

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:16 WIT

Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:31 WIT

Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:04 WIT

Patah Panah Jadi Tanda Berakhirnya Konflik Sosial, Bupati Aletinus Yigibalom: Mari Saling Menjaga dan Menghormati

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:42 WIT

Dialog Jadi Kunci, Waterpauw Ingatkan Pentingnya Komunikasi Humanis dalam Pembangunan Papua

Berita Terbaru