Banjir Tak Kunjung Teratasi, Warga Wamena Turun ke Jalan!, Minta Pemda Segera Bekerja

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 20 Mei 2025 – Ratusan warga Wamena turun ke jalan dalam aksi protes, menuntut perhatian pemerintah terhadap banjir yang terus-menerus melanda kawasan mereka. Aksi yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIT ini dilakukan dengan memalang jalan dan membakar ban di tiga titik utama, yaitu Jalan Hom-Hom depan Kios Surya, Jalan SD Percobaan, dan Jalan Irian Atas.

Protes ini dipicu oleh kekecewaan warga terhadap janji pemerintah yang belum terealisasi, khususnya terkait normalisasi sungai dan peninggian jembatan yang sebelumnya dijanjikan untuk mencegah banjir. Sejumlah warga bahkan membongkar bagian jembatan menggunakan alat kerja, sebagai bentuk tekanan agar masalah ini segera mendapat solusi konkret.

“Kami sudah muak dengan banjir yang terus-menerus terjadi. Rumah dan infrastruktur rusak setiap kali hujan deras. Pemerintah harus segera bertindak,” ujar Asso, salah satu warga yang ikut serta dalam aksi tersebut.

Dampak dari pemalangan di tiga ruas jalan utama menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total, memaksa masyarakat mencari jalur alternatif. Beberapa sekolah dan tempat usaha juga terhambat operasionalnya akibat aksi ini.

Protes ini dilatarbelakangi oleh janji Wakil Bupati yang pernah menyampaikan akan memperlebar sungai serta meninggikan jembatan, namun hingga kini belum ada realisasi konkret.

“Saat banjir sebelumnya, Wakil Bupati datang dan mengatakan bahwa sungai akan diperlebar serta jembatan akan ditinggikan. Tapi sampai sekarang tidak ada tanda-tanda pekerjaan itu dimulai,” tambah Asso.

Warga menegaskan bahwa aksi ini adalah cara mereka menekan pemerintah agar segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi masalah yang berulang kali terjadi.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi berusaha melakukan negosiasi dengan warga, meminta agar pemalangan jalan dan aksi pembongkaran dihentikan, sembari menjanjikan akan meneruskan tuntutan warga kepada pemerintah daerah.

Aksi ini menjadi peringatan bagi pemerintah, bahwa masyarakat tidak lagi bisa menunggu tanpa kepastian, dan mengharapkan adanya solusi konkret untuk mencegah banjir yang terus melanda Wamena.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Bupati Puncak Jaya Serahkan SK CPNS Formasi 2024 kepada 641 Peserta, Dorong ASN Baru Tingkatkan Pelayanan di 27 Distrik
Pemkab Nduga Serahkan Nakes Magang ke RSUD Mimika, Perkuat Layanan
Akhiri Konflik Delapan Bulan, Dua Kelompok di Kwamki Narama Sepakat Berdamai
Wakil Bupati Puncak Jaya Resmikan Lapangan Voli Bantuan Satgas Yonif 743/PSY di Distrik Muara
DWP Dinas Sosial Papua Pegunungan Fokuskan Program pada Pendidikan, Ekonomi, dan Sosial Budaya
Polsek Makimi Dampingi Penjualan 7,55 Ton Jagung ke BULOG
Merawat Kebersihan, Merajut Persaudaraan: Polres Intan Jaya Hadir di Kampung Wandoga
Subsidi Transportasi Udara dan Laut, Jalan Pemerintah Dekatkan Pelayanan ke Kampung

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:39 WIT

Bupati Puncak Jaya Serahkan SK CPNS Formasi 2024 kepada 641 Peserta, Dorong ASN Baru Tingkatkan Pelayanan di 27 Distrik

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:32 WIT

Pemkab Nduga Serahkan Nakes Magang ke RSUD Mimika, Perkuat Layanan

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:08 WIT

Akhiri Konflik Delapan Bulan, Dua Kelompok di Kwamki Narama Sepakat Berdamai

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:38 WIT

Wakil Bupati Puncak Jaya Resmikan Lapangan Voli Bantuan Satgas Yonif 743/PSY di Distrik Muara

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:18 WIT

DWP Dinas Sosial Papua Pegunungan Fokuskan Program pada Pendidikan, Ekonomi, dan Sosial Budaya

Berita Terbaru