Minim Tenaga Pengajar, DPR Papua Pegunungan Desak Pemda Jayawijaya Bertindak

- Penulis

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 19 Mei-2025– Minimnya tenaga pengajar di sekolah-sekolah kampung menjadi sorotan dalam kunjungan DPR Papua Pegunungan bersama TP PKK Papua Pegunungan ke Kampung Abusa, Distrik Kurulu. Kondisi ini dinilai menghambat proses belajar mengajar dan perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah Jayawijaya.

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Fransina Daby, mendesak Pemda Jayawijaya segera mengambil langkah konkret untuk menangani kekurangan guru yang terjadi, tidak hanya di Kampung Abusa, tetapi juga di banyak distrik lainnya. Ia mengungkapkan bahwa SD Inpres Abusa hanya memiliki tiga guru untuk mengajar seluruh kelas dari kelas 1 hingga 6.

“Kondisi ini bukan hanya terjadi di sini, tetapi di banyak wilayah lain yang lebih jauh dari kota. Karena itu, kami mendorong pemerintah daerah dan dinas terkait segera bertindak,” tegasnya.

Selain menyoroti krisis tenaga pendidik, Ketua TP PKK Papua Pegunungan, Ny. Yuliana Kobak, turut melakukan peninjauan terhadap kondisi gizi anak-anak serta menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir. Bantuan berupa bahan pangan dan perlengkapan dasar diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami kesulitan pasca bencana.

“Kami hadir di sini tidak hanya untuk memberikan bantuan, tetapi juga untuk melihat langsung kondisi masyarakat agar bisa dilaporkan kepada pemerintah,” ujar Yuliana.

Tokoh pemuda Kampung Abusa, Yakob Pawika, menambahkan bahwa selain masalah pendidikan, warga juga menghadapi tantangan dalam bidang kesehatan dan ketahanan pangan. Ia mengungkapkan perlunya tenaga medis yang lebih rutin hadir di kampung, mengingat pernah ada warga yang meninggal karena kurangnya penanganan medis pasca bencana banjir beberapa tahun lalu.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan sinergi antara DPR Papua Pegunungan, TP PKK, dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mencari solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat di Jayawijaya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Dirreskrimum Polda Papua Tengah Turun Langsung Pimpin Tim Khusus Usut Pengeroyokan Anggota Polsek Kamu di Dogiyai
Pengembangan Jaringan Senjata Ilegal Berlanjut, Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YYS dengan Ancaman Hukuman 15 Tahun
Bincang Bareng Media di Jayapura, OJK Papua Tegaskan Komitmen Perkuat Literasi Keuangan dan Stabilitas Industri Jasa Keuangan
Polda Papua Tengah Kirim Tim Ditreskrimum Perkuat Penyelidikan Kasus Pengeroyokan Anggota Polsek Kamuu di Dogiyai
KemenPANRB Gelar Evaluasi Pemerintah Digital di Jayapura, Dorong Papua Pegunungan dan Papua Tengah Perkuat Transformasi Layanan Publik
Rakor Bersama Mendagri dan Menteri PKP, Papua Pegunungan Siapkan Program Pembangunan 2.200 Rumah untuk Masyarakat
Pemprov Papua Pegunungan Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp489,8 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun
Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:15 WIT

Dirreskrimum Polda Papua Tengah Turun Langsung Pimpin Tim Khusus Usut Pengeroyokan Anggota Polsek Kamu di Dogiyai

Rabu, 30 September 2026 - 14:50 WIT

Pengembangan Jaringan Senjata Ilegal Berlanjut, Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YYS dengan Ancaman Hukuman 15 Tahun

Rabu, 30 September 2026 - 13:53 WIT

Bincang Bareng Media di Jayapura, OJK Papua Tegaskan Komitmen Perkuat Literasi Keuangan dan Stabilitas Industri Jasa Keuangan

Rabu, 30 September 2026 - 13:28 WIT

Polda Papua Tengah Kirim Tim Ditreskrimum Perkuat Penyelidikan Kasus Pengeroyokan Anggota Polsek Kamuu di Dogiyai

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIT

KemenPANRB Gelar Evaluasi Pemerintah Digital di Jayapura, Dorong Papua Pegunungan dan Papua Tengah Perkuat Transformasi Layanan Publik

Berita Terbaru