Oknum Polisi di Lanny Jaya Kedapatan Jual Amunisi ke Jaringan KKB: Terancam Hukuman Mati

- Penulis

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIOM– Seorang oknum anggota Polri berinisial Bripda LO, yang bertugas di wilayah Lanny Jaya, ditangkap setelah terbukti menjual puluhan butir amunisi kepada warga sipil berinisial PW, yang terafiliasi dengan jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Lenggenus  pimpinan Komari Murib.

Penangkapan ini merupakan bentuk komitmen Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2025 dalam mengungkap kasus peredaran amunisi ilegal yang melibatkan oknum aparat.
“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam suplai senjata dan amunisi kepada KKB, termasuk bila pelakunya adalah oknum anggota Polri sendiri. Tidak ada ruang bagi pengkhianat institusi,” tegas Kaops Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol  Faizal Ramadhani, didampingi Wakaops Damai Cartenz Kombes. Pol Adarma Sinaga, Senin (19/5).
Bripda LO diketahui menyerahkan diri ke Polda Papua pada Sabtu pagi 17 Mei 2025 setelah menyadari tindakan melawan hukumnya telah terungkap.
Berdasarkan pengakuannya, aksi penjualan amunisi ini telah dilakoninya sejak tahun 2017. Penjualan amunisi  sempat berlanjut pada 2021 sebelum akhirnya kembali dilakukan tahun ini.
PW kini diamankan di Polres Jayawijaya untuk pemeriksaan lanjutan, sedangkan Bripda LO resmi ditahan di Rutan Polda Papua.
Keduanya dijerat UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata dan amunisi tanpa izin yang sah dengan ancaman hukuman mati, atau penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 20 Tahun.
Komitmen Bersihkan Jaringan Distribusi Senpi dan Amunisi
Barang bukti amunisi milik oknum polisi di Kabupaten Lannya Jaya yang akan dijual ke jaringan KKB. (Satgas Damai Cartenz)
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak terlibat atau membantu jaringan KKB dalam bentuk apa pun, termasuk penyediaan logistik senjata dan amunisi.
“Pemberian, penjualan, atau perantara amunisi kepada kelompok bersenjata bukan hanya melanggar hukum. Akan tetapi juga mengancam keselamatan warga sipil di Papua. Kami minta masyarakat segera lapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan terkait senpi dan amunisi,” ujar Yusuf.
Ia menambahkan bahwa penindakan tegas ini merupakan wujud nyata komitmen Polri, khususnya Satgas Ops Damai Cartenz, dalam membersihkan jaringan distribusi senjata dan amunisi ilegal di Papua. (*)

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Sumber Berita: Satgas Damai Cartenz

Berita Terkait

Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi
Pemprov Papua Pegunungan Serahkan Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 ke DPRP, Pendapatan Naik Rp489,80 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun
573 Aparatur Siap Ikuti Pelatihan Dasar, Prajabatan, dan Orientasi di Tiom, BKPPA Lanny Jaya Pastikan Kesiapan 80 Persen
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi AIDS, TBC, dan Malaria
Kebakaran Hebat di Paniai Timur: 40 Rumah Ludes, 11 Warga Tewas, Polisi Kerahkan Water Canon dan Selidiki Penyebab
Kapolda Papua Tengah Ikut Rayakan HUT Polwan Bersama Anak-anak Banti
Respons Darurat Lebih Cepat, TNI Lengkapi Jayawijaya dengan Armada Damkar
BNPB Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Nduga, Kodim 1706/Nduga Dukung Proses Pendistribusian

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:24 WIT

Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi

Senin, 28 September 2026 - 14:47 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Serahkan Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 ke DPRP, Pendapatan Naik Rp489,80 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun

Kamis, 10 September 2026 - 08:34 WIT

573 Aparatur Siap Ikuti Pelatihan Dasar, Prajabatan, dan Orientasi di Tiom, BKPPA Lanny Jaya Pastikan Kesiapan 80 Persen

Selasa, 8 September 2026 - 15:01 WIT

Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi AIDS, TBC, dan Malaria

Senin, 7 September 2026 - 06:05 WIT

Kebakaran Hebat di Paniai Timur: 40 Rumah Ludes, 11 Warga Tewas, Polisi Kerahkan Water Canon dan Selidiki Penyebab

Berita Terbaru