384 Pelanggar dalam 5 Hari! Tapi Polisi Wamena Tak Cuma Kasih Tilang

- Penulis

Senin, 21 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 20 Juli 2025 — Operasi Patuh Cartenz yang digelar selama sepekan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Jayawijaya mencatat hasil mengejutkan. Dalam puncak operasi yang berlangsung Sabtu (19/7) di Jalan Trikora, sebanyak 384 kendaraan ditindak karena pelanggaran lalu lintas. Mayoritas pelanggar adalah pengendara sepeda motor yang melanggar secara kasat mata—tak memakai helm, melawan arus, atau tak memiliki pelat nomor.

Namun, dari balik angka itu terselip cerita menggelitik dan menyentuh: 8 pengendara di bawah umur kedapatan nekat menjajal jalan raya, padahal belum layak secara hukum maupun kemampuan berkendara.

Kasat Lantas AKP Laly Wuto Pundu, yang memimpin langsung operasi, menegaskan pentingnya keselamatan dan edukasi berlalu lintas. “Kami tak hanya menegakkan hukum, tapi juga memahami situasi warga. Beberapa pelanggar hanya berusaha menghadiri berita duka atau membawa orang sakit,” ujarnya dengan nada penuh empati.

Sebagai bukti pendekatan humanis, 168 pengendara hanya diberikan teguran simpatik, bukan tilang. Bahkan, dalam semangat transparansi, pembayaran denda kini bisa dilakukan lewat aplikasi tanpa harus menitipkan uang ke petugas. Cukup masukkan nomor bilifa dari petugas, dan proses bisa diselesaikan lewat BRI atau kanal resmi lainnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Polres Jayawijaya

Berita Terkait

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai
Patah Panah Jadi Tanda Berakhirnya Konflik Sosial, Bupati Aletinus Yigibalom: Mari Saling Menjaga dan Menghormati
Dialog Jadi Kunci, Waterpauw Ingatkan Pentingnya Komunikasi Humanis dalam Pembangunan Papua
Pembukaan Pelatihan Keterampilan Kempetensi Bidang Mebeler Bagi Pencari Kerja

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:37 WIT

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:16 WIT

Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:31 WIT

Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terbaru